Contoh Konsep Poster | COMFEST Universitas Darussalam Gontor 2017

Yuhuu. I'm back!


KONSEP POSTER IKLAN WISATA, BUDAYA DAN RELIGI
KABUPATEN PONOROGO


TEMA:
Membangun Citra Ponorogo sebagai Wisata Alam, Budaya  dan Religi
SUB TEMA:
Menjadikan Ponorogo sebagai Kabupaten yang Unggul dalam bidang Wisata Alam, Budaya dan Religi dengan Symbolic Youthfully Illustration
LATAR BELAKANG:
Sebagai Kabupaten yang memiliki 21 kecamatan, beberapa perbukitan maupun gunung yang menghasilkan banyak sumber daya alam, serta beberapa daerah yang dikelilingi persawahan sebagai sumber pangan, sudah saatnya Ponorogo menunjukkan jati diri mereka di kancah pariwisata. Meskipun saat ini jumlah tempat wisata alam di Ponorogo terbilang masih sedikit yang diketahui masyarakat, pemerintah maupun warga setempat selalu berusaha memahsyurkan wisata alam di kabupaten ini. Jika sebelumnya Reog sudah menjadi ciri khas utama dari Kabupaten Ponorogo, namun pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum mengenal lebih jauh di mana dan bagaimana keadaan Kabupaten Ponorogo. Oleh karenanya, kami berusaha menunjukkan seperti apa dan bagaimana keadaan Kabupaten Ponorogo saat ini melalui media city branding poster.
TUJUAN PEMILIHAN SUB TEMA:
Dengan adanya kerjasama yang utuh dan solidaritas sesama, diharapkan Ponorogo menjadi kabupaten yang unggul dalam bidang wisata alam, budaya dan religi.  Ilustrasi pemetaan mengenai  daerah wisata ataupun assembly points alternative illustration, yang kami suguhkan dalam poster diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat maupun wisatawan, dengan demikian para wisatawan dapat mendetail apa saja kiranya yang akan mereka dapatkan ketika berkunjung ke Kabupaten Ponorogo.
PESAN UTAMA:
Menginformasikan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Ponorogo memiliki potensi dalam keberagaman wisata alam, budaya dan religi.
KONSEP TEKNIS
ILUSTRASI:
Di dalam poster ini kami akan memunculkan ilustrasi utama berupa Gedung Graha Krida Praja, di samping kirinya juga terdapat masjid kuno Ki Ageng Besari, bagian kiri bawah terdapat ilustrasi pegunungan dan persawahan, bagian kanan bawah terdapat assembly points alternative illustration, dan beberapa kendaraan yang berada di atas jembatan serta reog yang dijadikan sebagai background utama. Selain itu, ilustrasi pendukung pada poster di sisi pojok kanan atas kami cantumkan logo Universitas Darussalam dan logo Kabupaten Ponorogo khususnya bagian Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. 
ARGUMENTASI PEMILIHAN ILUSTRASI:
1.      Gedung Graha Krida Praja menjadi satu kiasan khas Ponorogo, selain itu tanda nomor satu di bagian kiri gedung menandakan bahwa hanya gedung tersebutlah yang saat ini memiliki jumlah lantai terbanyak di Kabupaten Ponorogo. Adapun imbuhan lain yaitu peta yang terbuka serta kamera digital memberikan kesan bahwa dari atas gedung tersebut kita dapat menikmati pemandangan Kabupaten Ponorogo bagian kota yang luar biasa indah.
2.      Ilustrasi masjid kuno Tegalsari yang simple, kami sandingkan dengan menara masjid yang megah untuk menggambarkan kekhasan religiusitas yang sudah sejak dulu ada namun tetap mentolerir kemodernan zaman. Background masjid di baliknya yang terlihat samar-samar menunjukkan bahwa di Kabupaten Ponorogo masih banyak sekali masjid-masjid ataupun madrasah diniyah yang berkembang di Kabupaten Ponorogo.
3.      Logo Kabupaten Ponorogo dan Universitas Darussalam, wisata alam yang terkait merupakan wisata alam yang ada di Kabupaten Ponorogo yang tentunya tidak luput dari pengawasan dinas Kabupaten Ponorogo, maka kami sengaja memberikan logo tersebut karena di dalam pemerintah Kabupaten Ponorogo memang menangani perkembangan tempat wisata dan keberagaman masayarakat yang ditangani langsung oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Adapun logo Universitas Darussalam berfungsi sebagai petunjuk bahwa city branding promotion kali ini diadakan langsung oleh Universitas Darussalam. 
4.      Ilustrasi pegunungan dan persawahan, simbol-simbol kenyamanan atau ke-ayem-an masyarakat adalah sumber daya alam dan pangan yang melimpah. Dengan demikian kami sengaja memilih ilustrasi persawahan sebagai pembuktian bahwa Kabuapaten Ponorogo memiliki potensi yang memadai dalam peningkatan mutu pangan nasional. Harapannya, masyarakat luar dapat memanfaatkan kondisi ini sebagai simple city planting yang sebelumnya pernah diterapkan diterapkan di beberapa kota lain.
5.      Assembly points alternative illustration, selain dapat merasakan wisata alam dan religi di Kabupaten Ponorogo, wisatawan juga dapat menikmati assembly point yang ada di Kabupaten Ponorogo. Seperti halnya alun-alun kabupaten, Jalan Baru Suromenggolo, taman Kota, taman Sukowati dan beberapa taman lain yang nyaman untuk dikunjungi.
6.      Kendaraan yang berada di atas jembatan, dalam ilustrasi ini kami berusaha menggambarkan dua hal yang mungkin belum banyak diketahui wisatawan. Di Ponorogo, wisatawan dapat melalui jalanan tanpa macet selain itu kadar kebersihan udara juga masih terjamin kualitasnya. Sehingga para wisatawan tidak perlu khawatir lagi ketika berkunjung ke Kabupaten Ponorogo.
7.      Reog yang dijadikan sebagai background utama, display reyog yang menjadi latar belakang utama ditujukan untuk menggambarkan seni budaya asli Kabupaten Ponorogo serta menunjukkan bahwa sejarah utama berdirinya Ponorogo berada di balik kisah pe-reog-an.
Jenis Font di dalam Poster:
COMMFEST UNIDA 2017: Algerian typeface (Script), pemilihan font tersebut didasarkan pada kesan pesan yaitu tegas namun bijaksana, dengan demikian dapat menggambarkan bahwa Commfest 2017 saat ini selalu berusaha menjadikan kegiatan mereka lebih baik, positif dan komunikatif.
Warna Font
Warna font yang digunakan yaitu orange sunny, pemilihan warna tersebut digunakan untuk mengimbangi background belakangnya yaitu awan biru.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Memasak Menggunakan Magic Com/Magic Jar

Pengertian dan Ruang Lingkup Humas (Public Relation)

Makalah Pandangan Kaum Positivis dan Konstruksionis terhadap Realitas Berita